Marhaban ya Ramadhan,
kembali lagi membuka blog yang mana 2 bulan vakum karena kesibukan. Wait, kesibukan? sibuk opo to koe bil, urip mung ngopa ngopi wae. Hahaha, rileks dulu sam dan mbak, mari nikmati malam di bulan ramadhan ini.
2 bulan terakhir bukan tanpa hal - hal yang biasa saja, banyak hal yang menarik untuk dibahas bersama teman secangkrukan. Mulai dari isu komunis, kuliner teranyar di kota, musim maba sampai musim kawinya teman - teman yang datang silih berganti (anda masuk dalam blog di usia "produktif").
Hari ini tepat sehari sebelum saya merayakan milad. Alhamdulilah, perjalanan hidup saya masih berjalan hingga sekarang :))
Jembatan Soekarno-Hatta atau yang biasa disebut soehat berada di Kota Malang, dilihat dari bentuknya yang tampak difoto tersebut terlihat semakin melengkung ke bawah. Isu yang santer beredar dari 4 tahun lalu mengatakan bahwa jembatan tsb tidak layak lagi untuk digunakan dan dianggap membahayakan bagi pengguna jalan. Saya teringat tanggapan paman saya 4 tahun lalu mengenai jembatan ini. Beliau mengatakan, sudah lama isu tersebut beredar. Dan sejauh ini, jembatan tersebut masih kokoh berdiri di tengah kota. Meskipun jembatan tersebut terlihat melengkung, belum ada berita resmi mengenai ketidaklayakan jembatan yang menjadi penghubung di pusat kota ini.
Kata orang, hidup itu seperti sepeda yang harus terus dikayuh kedepan agar supaya sepeda tersebut menjadi seimbang"